Kamis, 13 Maret 2014

Pertemuan Ketiga di Mata Kuliah Kerajinan Tangan dan Seni Rupa



 Pengkategorian Karya Seni Rupa 

Menurut teori seni rupa barat, karya seni rupa dikategorikan menjadi dua, yaitu seni murni (pure art atau fine art) dan seni terapan (applied art). Seni rupa murni bertujuan untuk pembuatan karya seni rupa yang menekankan pada nilai estetis dan tidak mempertimbangkan nilai ekonomis karena hasil dari kerajinan tangan tersebut tidak diperjual belikan. Sedangkan untuk karya seni rupa terapan dibuat bertujuan untuk pembuatan karya-karya yang bersifat fungsional dan mempertimbangkan nilai ekonomis.
Seni murni dapat juga dikatakan sebagai pure art atau fine art yaitu suatu seni yang diciptakan dengan tujuan menciptakan suatu karya seni yang tidak dibuat untuk diperjual belikan. Sedangkan seni terapan atau apllied art yaitu suatu seni yang diciptakan atau lebih ditujukan untuk pembuatan karya seni yang bersifat fungsional. Adapun macam-macam dari seni murni dan terapan dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Seni Murni
Seni Terapan
Seni lukis
Seni dekorasi
Seni patung
Seni bangunan
Seni arsitektur
Seni krya yang meliputi logam, kayu, kaca, fiber, plastik, batuan (marmer), keramik (tanah liat), batik dan tekstil.
Seni pahat
Seni reklame yang meliputi baliho, poster dan phamplet
Seni grafik
Seni pahat
Seni kaligrafi
Seni grafis
Seni grafis
Seni photography
Seni photograpy
Seni ukir
Seni ukir


Secara umum pengkategorian seni rupa dibagi menjadi seni rupa murni dan seni rupa terapan. Perbedaan dari kedua seni rupa tersebut yaitu adanya perbedaan kelas sosial antara orang pekota dengan orang pedesa. Orang pekota ketika menciptakan atau menghasilkan suatu karya seni tidak ingin namanya disebut sama dengan orang pedesa. Orang pekota menyebut dirinya sebagai seniman, artis dan lain sebagainya. Padahal sebuatan untuk artis itu adalah sebutan untuk semua orang yang menciptakan atau menghasilkan karya seni. Selama ini banyak orang kurang tepat memahami istilah "ARTIS" tersebut. Artis bukanlah orang yang sering berada di layar kaca, melainkan orang yang membuat karya senilah yang dinamakan dengan artis. Sedangkan orang yang sering berada di layar kaca disebut "AKTRIS". Untuk orang pedesa jika mereka menciptakan suatu karya seni, menyebut dirinya sebagai tukang, pengrajin atau perajin. Bukan hanya pada saat membuat karya seni, hasil karya antara orang pekota dan pedesa juga berbeda namanya. Jika orang pekota membuat karya seni, untuk hasil karya seni murni mereka beri nama "seni rupa" sedangkan untuk hasil karya seni terapan orang pekota memberi nama "desain" yang berarti komunikasi visual. Orang pekota menyebut hasil karya seni terapan mereka dengan nama desain dimulai pada saat zaman revolusi industri. Pembuatan desain tersebut sudah sangat maksimal karena dalam pembuatannya sudah menggunakan bantuan mesin, tidak seperti hasil karya orang pedesa yang hanya menggunakan tangan, sehingga karena hal tersebut untuk orang pedesa, jika mereka membuat suatu karya seni, karya seni tersebut mereka memberi nama dengan sebutan "kerajinan tangan".
Tidak terlepas dari teori di atas, pembelajaran seni di Sekolah Dasar pada saat ini lebih ditekankan pada seni budaya yang terdiri dari seni tari, seni rupa dan seni musik. Pembelajaran ini tentu saja sudah sesuai dengan kurikulum yang sedang berlaku pada saat ini, yaitu kurikulum 2013. Siswa atau peserta didik saat mendapatkan mata pelajaran seni ini, memiliki suatu perkembangan yang bisa disebut dengan perkembangan seni rupa anak-anak. Seperti saat anak memasuki tahap pertama mengikuti pendidkan formal, saat menggambar gunung, mereka selalu membuat gambar dua gunung kembar yang saling berdekatan dengan matahari berada di atas tepat diantara kedua gunung tersebut.
Ditambah lagi ketika hendak menggambar seekor bebek, anak-anak terlebih dahulu menggambar angka dua. Kejadian ini selalu muncul dari generasi ke generasi dan terus berlanjut hingga saat ini, muncul pertanyaan apakah yang menyebabkan hal ini terjadi dan kenapa saat anak mengawali untuk  menginjak tahap awal di pendidikan formal, kejadian ini selalu muncul, apakah yang menyebabkan hal ini terus terjadi ???


0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates