Rabu, 11 Juni 2014

RPP berdasarkan Permendiknas No 41 Tahun 2007



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


 
A.    Identitas
           1.      Sekolah                              :    SD No……………
           2.      Mata Pelajaran                   :    Seni Budaya dan Keterampilan
          3.      Kelas/semester                    :    V (lima)/I (satu)
          4.      Alokasi Waktu                    :    2 x 35 menit

B.     Standar Kompetensi       :  Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

C.    Kompetensi Dasar           :  Menggambar dengan teknik batik sederhana

D.    Indikator                          :
1.         Menggambar dengan mengikuti teknik batik sederhana
2.         Menceritakan berbagai motif batik sederhana

E.     Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1.      Setelah siswa memahami materi tentang tektik batik sederhana, siswa dapat menggambar batik sederhana
2.      Melalui kegiatan individu siswa dapat menjelaskan teknik membatik sederhana

F.     Karakter Siswa yang diharapkan berkembang:
            a.       Berani
            b.      Tanggung jawab
            c.       Disiplin
            d.      Mengembangkan rasa ingin tahu
            e.       Ketelitian
            f.       Kreatif dan menghargai prestasi orang lain
           g.      Rasa hormat dan menghargai
G.    Materi
1.      Teknik Batik Sederhana
       Membatik merupakan kegiatan berkarya seni menggunakan bahan lilin yang dipanaskan dan menggunakan alat canting atau kuas untuk membuat pola gambar atau motif yang dioleskan di atas selembar kain. Teknik pewarnaannya menggunakan teknik tutup celup.  Karya seni batik ini merupakan salah satu seni terapan Nusantara yang menjadi ciri khas kebanggaan bangsa Indonesia. Sekarang ini teknik membatik sudah semakin berkembang, membatik tidak saja menggunakan alat canting tetapi sudah menggunakan jenis peralatan lain seperti kuas dan cap (printing).  Oleh kareta itu karya seni batik dibedakan menjadi dua yaitu karya seni batik tulis dan batik cap (printing). Jika teknik membatik ini diberikan kepada anak sekolah dasar tentunya sedikit sulit, oleh karena itu teknik membatik sederhana perlu diterapkan pada siswa di jenjang sekolah dasar.
    Pembuatan teknik batik sederhana ini memang sangat cocok digunakan sebagai salah satu kegiatan untuk memberikan pembelajaran tematik di Sekolah Dasar, selain cara pembuatannya yang tidak terlalu sulit, alat-alat yang digunakan juga sederhana tidak perlu menggunakan canting, kemudian pada tingkat anak Sekolah Dasar memang memiliki kegemaran atau kesenangan untuk menggambar hal-hal yang ada dalam khayalan mereka, sehingga pembuatan teknik batik sederhana ini memang cocok diterapkan di Dekolah Dasar. 
    Sama seperti namanya, proses dari pembuatan batik sederhana ini sangat sederhana. Adapaun proses dari pembuatan batik sederhana ini yaitu
a.         Siapkan media yang digunakan, yaitu buku gambar
b.       Gambar pola batik dengan menggunakan pensil. (dalam pembuatan batik sederhana ini, kita bisa bebas dalam membuat pola. Pola yang dibuat tidak harus teratur dengan menggunakan garis-garis pinggir, kita juga bisa membuat pola yang tidak beraturan, sesuai dengan apa yang ada di pikiran kita).
c.      Menggambar pola juga tidak harus menggunakan pensil, jika ingin langsung menggambar pola dengan menggunakan crayon ataupun lilin itu juga lebih baik, karena waktu tidak akan menjadi terbuang banyak.
d.   Setelah pola batik selesai dibuat, warnai pola tersebut dengan krayon sesuai dengan warna-warna muda diinginkan.
e.         Sebaiknya dalam mewarnai pola batin jangan terlalu penuh agar terdapat celah untuk cat air dapat masuk dalam pola tersebut.
f.        Setelah selesai mewarnai pola batik, mulailah dengan menggoreskan kuas yang telah diisi dengan cat air
g.      Pemilihan warna yang digunakan untuk cat air adalah warna yang kontras atau tua, agar dapat menyeimbangkan warna dari crayon
h.     Untuk menghasilkan batik sederhana yang baik, sebaiknya menorehkan cat air dalam buku gambar sampai permukaan buku gambar tersebut tertutupi semua. 
i.        Setelah cat air menutupi seluruh permukaan buku gambar, maka  sebuah batik sederhana selesai dibuat.

2.      Motif Batik Sederhana
Berikut adalah berbagai motif batik yang dapat dibuat dengan cara teknik batik sederhana


           
H.    Metode Pembelajaran
           a.       Ceramah   
           b.      Penugasan
           c.       Tanggung jawab

I.       Kegiatan Belajar  
            1.      Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a.       Mengucapkan salam.
b.      Sembahyang bersama.
c.       Absensi kelas.
d.      Menyiapkan berbagai media seperti, alat tulis.
e.       Apersepsi
f.       Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa.

           2.      Kegiatan Inti (50 menit)
1)      Eksplorasi
a.       Guru menugaskan siswa mengamati gambar-gambar yang ada di dalam kelas
b.      Guru menjelaskan cara dan langkah-langkah dalam membuat batik sederhana
2)      Elaborasi
a.     Guru menugaskan siswa untuk menggambar sesuatu sesuai dengan apa yang ada dalam imajinasinya menggunakan crayon
b.      Guru menugaskan siswa untuk menumpuk gambar yang dibuat dengan crayon dengan cara dilukis
c.  Siswa ditugaskan untuk mempresentasikan gambar yang dibuat secara individu di depan kelas
3)      Konfirmasi
a.      Guru memberikan penguatan positif  berupa motivasi sesuai dengan hasil penyajian siswa di depan kelas.
b.  Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang lain untuk bertanya ataupun menanggapi hasil penyajian siswa di depan.
c.      Guru meluruskan dan memberi komentar berupa perbaikan dan penyamaan persepsi sesuai dengan diskusi yang terjadi di kelas
d.    Guru memfasilitasi siswa dalam revisi hasil eksplorasinya yang masih salah untuk mendapat suatu konsep atau keterampilan yang benar
e.       Jika masih diperlukan, guru memandu, memotivasi siswa untuk melakukan eksplorasi lanjutan.

                3.      Kegiatan Penutup (10 menit)
a.   Guru bersama siswa meresume dan menyamakan persepsi tentang hasil kegiatan belajar yang telah dilakukan.
b.  Guru memberikan evaluasi atau melakukan refleksi tentang hasil dan proses pembelajaran yang telah terjadi.
c.     Guru memberikan tidak lanjut (berupa pengayaan untuk siswa yang telah mencapai KKM dan remidi untuk siswa yang belum mencapai KKM)
d.  Guru mengakhiri kegiatan, dengan menyampaikan bahan belajar untuk pertemuan berikutnya.

J.      Sumber Belajar dan Media/alat peraga
            1.      Sumber belajar: Buku Paket Seni Budaya dan Keterampilan Kelas VI

K.    Penilaian
Penilaian meliputi proses dan hasil (instrumen terlampir).

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates