RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
A. Identitas
1.
Sekolah : SD No……………
2.
Mata
Pelajaran : Seni Budaya dan Keterampilan
3.
Kelas/semester : V (lima)/I (satu)
4.
Alokasi
Waktu : 2 x 35 menit
B.
Standar Kompetensi : Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
C.
Kompetensi Dasar : Menggambar dengan teknik batik sederhana
D.
Indikator :
1.
Menggambar dengan mengikuti teknik
batik sederhana
2.
Menceritakan berbagai motif batik
sederhana
E. Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1. Setelah siswa memahami materi tentang tektik batik sederhana, siswa dapat
menggambar batik sederhana
2. Melalui kegiatan individu siswa dapat menjelaskan teknik membatik
sederhana
F. Karakter
Siswa yang diharapkan berkembang:
a.
Berani
b.
Tanggung
jawab
c.
Disiplin
d.
Mengembangkan
rasa ingin tahu
e.
Ketelitian
f.
Kreatif
dan menghargai prestasi orang lain
g.
Rasa
hormat dan menghargai
G. Materi
1. Teknik
Batik Sederhana
Membatik merupakan kegiatan berkarya seni menggunakan bahan
lilin yang dipanaskan dan menggunakan alat canting atau kuas untuk membuat pola
gambar atau motif yang dioleskan di atas selembar kain. Teknik
pewarnaannya menggunakan teknik tutup celup. Karya seni batik ini
merupakan salah satu seni terapan Nusantara yang menjadi ciri khas kebanggaan
bangsa Indonesia. Sekarang ini teknik membatik sudah semakin berkembang, membatik
tidak saja menggunakan alat canting tetapi sudah menggunakan jenis peralatan
lain seperti kuas dan cap (printing). Oleh kareta itu karya seni batik dibedakan menjadi dua yaitu
karya seni batik tulis dan batik cap (printing).
Jika teknik membatik ini diberikan kepada anak sekolah dasar tentunya sedikit
sulit, oleh karena itu teknik membatik sederhana perlu diterapkan pada siswa di
jenjang sekolah dasar.
Pembuatan
teknik batik sederhana ini memang sangat cocok digunakan sebagai salah satu
kegiatan untuk memberikan pembelajaran tematik di Sekolah Dasar, selain cara
pembuatannya yang tidak terlalu sulit, alat-alat yang digunakan juga sederhana
tidak perlu menggunakan canting, kemudian pada tingkat anak Sekolah Dasar
memang memiliki kegemaran atau kesenangan untuk menggambar hal-hal yang ada
dalam khayalan mereka, sehingga pembuatan teknik batik sederhana ini memang
cocok diterapkan di Dekolah Dasar.
Sama seperti namanya, proses dari pembuatan batik sederhana ini sangat sederhana. Adapaun proses dari pembuatan batik sederhana ini yaitu
Sama seperti namanya, proses dari pembuatan batik sederhana ini sangat sederhana. Adapaun proses dari pembuatan batik sederhana ini yaitu
a.
Siapkan media yang digunakan, yaitu
buku gambar
b. Gambar pola batik dengan menggunakan
pensil. (dalam pembuatan batik sederhana ini, kita bisa bebas dalam membuat pola.
Pola yang dibuat tidak harus teratur dengan menggunakan garis-garis pinggir,
kita juga bisa membuat pola yang tidak beraturan, sesuai dengan apa yang ada di
pikiran kita).
c. Menggambar pola juga tidak harus
menggunakan pensil, jika ingin langsung menggambar pola dengan menggunakan
crayon ataupun lilin itu juga lebih baik, karena waktu tidak akan menjadi
terbuang banyak.
d. Setelah pola batik selesai dibuat,
warnai pola tersebut dengan krayon sesuai dengan warna-warna muda diinginkan.
e.
Sebaiknya dalam mewarnai pola batin
jangan terlalu penuh agar terdapat celah untuk cat air dapat masuk dalam pola
tersebut.
f. Setelah selesai mewarnai pola batik,
mulailah dengan menggoreskan kuas yang telah diisi dengan cat air
g. Pemilihan warna yang digunakan untuk
cat air adalah warna yang kontras atau tua, agar dapat menyeimbangkan warna
dari crayon
h. Untuk menghasilkan batik sederhana yang
baik, sebaiknya menorehkan cat air dalam buku gambar sampai permukaan buku
gambar tersebut tertutupi semua.
i. Setelah cat air menutupi seluruh
permukaan buku gambar, maka sebuah batik
sederhana selesai dibuat.
2. Motif
Batik Sederhana
Berikut adalah berbagai motif batik yang dapat dibuat
dengan cara teknik batik sederhana
H. Metode
Pembelajaran
a.
Ceramah
b.
Penugasan
c.
Tanggung
jawab
I. Kegiatan
Belajar
1. Kegiatan
Pendahuluan (10 menit)
a.
Mengucapkan
salam.
b.
Sembahyang
bersama.
c.
Absensi
kelas.
d.
Menyiapkan
berbagai media seperti, alat tulis.
e.
Apersepsi
f.
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa.
2. Kegiatan
Inti (50 menit)
1) Eksplorasi
a.
Guru
menugaskan siswa mengamati gambar-gambar yang ada di dalam kelas
b.
Guru
menjelaskan cara dan langkah-langkah dalam membuat batik sederhana
2) Elaborasi
a. Guru
menugaskan siswa untuk menggambar sesuatu sesuai dengan apa yang ada dalam
imajinasinya menggunakan crayon
b.
Guru
menugaskan siswa untuk menumpuk gambar yang dibuat dengan crayon dengan cara
dilukis
c. Siswa
ditugaskan untuk mempresentasikan gambar yang dibuat secara individu di depan
kelas
3) Konfirmasi
a. Guru
memberikan penguatan positif berupa
motivasi sesuai dengan hasil penyajian siswa di depan kelas.
b. Guru
memberikan kesempatan kepada siswa yang lain untuk bertanya ataupun menanggapi
hasil penyajian siswa di depan.
c. Guru
meluruskan dan memberi komentar berupa perbaikan dan penyamaan persepsi sesuai
dengan diskusi yang terjadi di kelas
d. Guru
memfasilitasi siswa dalam revisi hasil eksplorasinya yang masih salah untuk
mendapat suatu konsep atau keterampilan yang benar
e.
Jika
masih diperlukan, guru memandu, memotivasi siswa untuk melakukan eksplorasi
lanjutan.
3. Kegiatan
Penutup (10 menit)
a. Guru
bersama siswa meresume dan menyamakan persepsi tentang hasil kegiatan belajar
yang telah dilakukan.
b. Guru
memberikan evaluasi atau melakukan refleksi tentang hasil dan proses
pembelajaran yang telah terjadi.
c. Guru
memberikan tidak lanjut (berupa pengayaan untuk siswa yang telah mencapai KKM
dan remidi untuk siswa yang belum mencapai KKM)
d. Guru
mengakhiri kegiatan, dengan menyampaikan bahan belajar untuk pertemuan
berikutnya.
J. Sumber
Belajar dan Media/alat peraga
1.
Sumber
belajar: Buku Paket Seni Budaya dan Keterampilan Kelas VI
K. Penilaian
Penilaian meliputi
proses dan hasil (instrumen terlampir).





